Napas Lima Detik untuk Jernihkan Pikiran

Mulai dengan mengambil napas perlahan selama beberapa hitungan. Fokus pada aliran napas sebagai cara sederhana untuk memberi jeda pada aktivitas yang sibuk.

Gunakan timer singkat atau hitungan sendiri agar jeda ini terasa nyata tetapi tidak mengganggu jadwal. Tujuan utamanya adalah menciptakan momen pemusatan kembali, bukan melakukan ritual panjang.

Perhatikan sensasi yang muncul tanpa menilai, lalu kembalikan perhatian pada napas bila pikiran melenceng. Kebiasaan pendek seperti ini membantu menghadirkan kejelasan sesaat di tengah kegiatan.

Cobalah variasi: napas dalam, napas lambat, atau hitungan 5–5. Temukan ritme yang terasa paling alami sehingga mudah diulang beberapa kali dalam sehari.

Setelah jeda, buat langkah kecil yang konkret untuk melanjutkan tugas—misalnya menulis satu poin prioritas. Jeda singkat ini berfungsi sebagai penanda mental untuk berpindah dari kebingungan ke tindakan jelas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *